Diseminasi Hasil Studi Kelayakan Klinik Swasta dan Dokter Keluarga dalam Implementasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di Kota Bandung

Pusat Studi Ekonomi dan Pembangunan (CEDS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, bekerja sama dengan Health System Insight (HSI), menyelenggarakan diseminasi hasil studi bertajuk “Studi Kelayakan Klinik Swasta dan Dokter Keluarga dalam Implementasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di Kota Bandung” pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan berlangsung secara hybrid, bertempat di Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman No. 73, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, sekaligus disiarkan secara daring melalui Zoom bagi peserta yang tidak dapat hadir langsung.

Diseminasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian studi yang dilakukan CEDS Unpad bersama HSI untuk memahami peran sektor kesehatan swasta dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer di Indonesia. Program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang tengah digalakkan pemerintah menitikberatkan pada layanan preventif dan promotif, termasuk skrining kesehatan berbasis populasi melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). Namun, Puskesmas sebagai ujung tombak layanan primer masih menghadapi keterbatasan kapasitas, khususnya di wilayah perkotaan padat penduduk seperti Kota Bandung. Kondisi ini mendorong perlunya eksplorasi terhadap potensi pelibatan klinik swasta, dokter praktik mandiri, dan dokter keluarga sebagai mitra dalam pelaksanaan layanan tersebut.

Berangkat dari kebutuhan itu, studi yang dilakukan mencakup analisis biaya layanan skrining, wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga diskusi konsultatif di tingkat nasional. Kegiatan diseminasi menjadi ruang untuk menyampaikan temuan-temuan utama tersebut sekaligus membuka diskusi lebih lanjut mengenai kesiapan, peluang, dan tantangan yang dihadapi klinik swasta dalam mendukung pelaksanaan CKG di lapangan.

Acara dibuka dengan pengantar dari perwakilan peneliti CEDS Unpad, dilanjutkan dengan paparan dari Dinas Kesehatan Kota Bandung mengenai perkembangan terkini pelaksanaan CKG di wilayah tersebut. Sesi inti diisi dengan pemaparan hasil studi oleh tim CEDS Unpad, sebelum akhirnya masuk ke sesi diskusi bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung dan tim HSI untuk merumuskan rencana tindak lanjut.

Diskusi yang berlangsung menghasilkan sejumlah masukan penting terkait strategi pelibatan klinik swasta dalam implementasi ILP di Kota Bandung. CEDS Unpad mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif Dinas Kesehatan Kota Bandung beserta jajaran, serta tim Health System Insight (HSI), yang telah turut mendukung kelancaran kegiatan diseminasi ini.