Menyelami Penelitian Kualitatif: Memahami Realitas Sosial di Balik Angka

Tidak semua fenomena sosial dapat dijelaskan melalui angka. Di balik setiap data, terdapat pengalaman, makna, dan cerita yang perlu dipahami secara lebih mendalam.

Untuk memperkenalkan konsep dan praktik penelitian kualitatif secara komprehensif, Center for Economics and Development Studies (CEDS) FEB Universitas Padjadjaran menyelenggarakan pelatihan “Introduction to Qualitative Research: Inquiry Beyond Numbers!” pada Minggu, 7 Juni 2026. Pelatihan yang dipandu oleh Endro Kristanto, M.A. ini diikuti oleh peserta dengan latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa sarjana, magister, dan doktoral, hingga dosen dan peneliti di lingkungan FEB Universitas Padjadjaran.

Sepanjang pelatihan, peserta diajak untuk memahami berbagai fondasi penelitian kualitatif, mulai dari asumsi filosofis, kerangka interpretatif, hingga posisi peneliti dalam proses produksi pengetahuan. Diskusi tidak hanya berfokus pada aspek teknis penelitian, tetapi juga menyoroti penelitian kualitatif sebagai sebuah seni, praktik, sekaligus proses interpretasi yang sarat dengan pertimbangan metodologis dan konteks sosial.

Pelatihan juga menekankan berbagai aspek yang sering kali luput dalam praktik penelitian sehari-hari. Peserta diajak untuk melihat bahwa setiap keputusan metodologis memiliki konsekuensi terhadap kualitas dan interpretasi temuan penelitian. Mulai dari proses perumusan pertanyaan penelitian, pemilihan partisipan, hingga pengelolaan interaksi selama pengumpulan data, seluruhnya merupakan bagian penting yang memengaruhi hasil penelitian.

Selain sesi pemaparan materi, peserta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan praktik. Dalam beberapa sesi, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan dan mempresentasikan pilihan metode yang sesuai dengan kasus penelitian tertentu. Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk menghubungkan konsep-konsep metodologis dengan situasi penelitian yang lebih konkret.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah praktik Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai peran, seperti fasilitator dan observer. Melalui kegiatan ini, peserta memahami bahwa FGD bukan sekadar wawancara kelompok, melainkan metode untuk menangkap dinamika sosial, konsensus, serta negosiasi makna yang muncul melalui interaksi antarpartisipan. Sesi ini juga menyoroti pentingnya berbagai keputusan metodologis, mulai dari komposisi kelompok hingga proses rekrutmen peserta, yang dapat memengaruhi kualitas data yang dihasilkan.

Dalam sesi tersebut, pemateri menekankan bahwa FGD bukan sekadar wawancara yang dilakukan secara berkelompok. Berbeda dengan wawancara individu, FGD dirancang untuk menangkap bagaimana makna, pandangan, dan konsensus sosial dibentuk melalui interaksi antarpeserta.

Melalui kombinasi pembahasan konseptual dan latihan praktik, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk merefleksikan kembali berbagai keputusan metodologis yang sering kali dianggap sederhana, tetapi memiliki pengaruh besar terhadap kualitas penelitian. Berbagai detail yang sebelumnya mungkin terlewat dalam praktik penelitian sehari-hari menjadi pembelajaran berharga untuk menghasilkan penelitian yang lebih rigor, reflektif, dan bermakna.

Tertarik mengikuti pelatihan dan kegiatan pengembangan kapasitas riset lainnya?

Kunjungi laman dan media sosial CEDS FEB Unpad untuk memperoleh informasi mengenai workshop, seminar, dan program pelatihan terbaru.